Latest News :

Ballad Rock/Metal Terbaik Part 2

Kamis, 31 Mei 2012 | 0 komentar


Dalam rangka menyambung posting berjudul Ballad Rock/Metal Terbaik Part 1, terpaksa penulis selama seminggu terakhir ini kembali mendengarkan lagu-lagu mellow nan sendu dari berbagai band dan penyanyi metal. Dengan berurai air mata, disusun lah 10 ballad metal part 2 ini (semoga nggak berlanjut sampai puluhan part).

Andi Deris – 1000 Years Away


Diambil dari debut solo Andi Deris (tanpa Helloween), berjudul “Come In From The Rain” (1997) yang bercorak melodic rock. Album ini penuh dengan karya-karya fresh yang terdengar dari nada dan lirik lagu-lagunya yang variatif. “1000 Years Away” bercerita tentang anak yang tidak mendapatkan kasih sayang dari ayahnya (sebaliknya, malah mendapatkan kekerasan), sulit untuk tidak terharu mendengarkan lagu ini sambil menyanyikan liriknya, walaupun lagunya tidak terlampau slow, lebih mengarah ke mid-tempo.

Dream Theater – The Spirit Carries On


Lagu ini dipilih bukan karena saya melihat video “The Spirit Carries On” versi bahasa Jawa yang dinyanyikan oleh ErnieXBall (http://www.youtube.com/watch?v=SoD6StPLXAs) atau karena baru-baru ini Dream Theater merilis 3 episode reality show bertajuk “The Spirit Carries On” dalam rangka mencari drummer pengganti Mike Portnoy (yang dimenangkan Mike Mangini), melainkan karena ballad ini memang sangat nyaman di telinga dengan lirik yang dalam:

If I die tomorrow
I’d be all right
Because I believe
That after we’re gone
The spirit carries on

Oh ya, selain di-cover oleh ErnieXBall, lagu ini juga pernah dinyanyikan di solo album Syu (gitaris band Jepang Galneryus) pada album “Crying Stars Stand Proud” (2010)

Europe – Prisoners in Paradise


Seperti juga rekan seangkatannya yaitu Bon Jovi, Europe sangat piawai membuat lagu ballad yang mengiris-iris bawang, eh.. hati. Hampir seluruh ballad Europe pernah jadi favorit saya berhari-hari (“Carrie”,” Open Your Heart”, “Dreamer”, “Tomorrow”, dan lain-lain). Tapi yang paling favorit buat saya adalah “Prisoners in Paradise”, yang juga jadi title album mereka di tahun 1991. Sayang album ini lahir di era grunge jadi gemanya tidak seheboh “The Final Countdown”.

Lagu ini diawali dengan intro unik, berbagai keinginan dari ingin bisa terbang sampai ingin nonton TV:

I want to learn how to fly
I want to be respected
I want to get lucky
I want to get out of this dump
I just want to watch TV
I want to be loved
I want to be different
I want a brother and sister
I’d just rather be forgotten
I want to save the world
I want to be understood
I want to be rich
Man, I just want to be somebody

Disusul melodi gitar megah dan sangat indah dari Kee Marcello, dan masuklah vokal Joey Tempest melantunkan lirik yang begitu dalam. Kalau Bon Jovi punya tokoh rekaan Tommy dan Gina, maka di lagu ini tokohnya adalah Jimmy dan Julie. Ceritanya Jimmy dan Julie sudah memilih jalannya masing-masing, tetapi akhirnya menyadari bahwa mereka saling membutuhkan (sometimes what you want ain’t what you need!). Pesan moralnya: menghargai apa yang sudah dimiliki. Rupanya dalam urusan membuat lirik indah, Joey Tempest tidak kalah dengan Jon Bon Jovi.

Gorky Park – Try To Find Me


Pertama dengar lagu ini, saya pikir liriknya bercerita tentang main petak umpet (please try to find me and i’ll try to find you). Liriknya memang biasa saja, tapi yang luar biasa adalah solo gitarnya yang saya nobatkan sebagai salah satu solo gitar terbaik yang pernah saya dengar, begitu menyayat hati, sesekali dimainkan dengan mulus dan cepat, dan sangat emosional dari awal sampai akhir, berdurasi sekitar satu setengah menit untuk solo gitar itu sendiri.

Helloween – Your Turn


Bahkan bagi pionir power metal pun perlu sesekali nge-ballad. Helloween memiliki beberapa ballad dari era Michael Kiske ataupun Andi Deris. “Windmill” bahkan begitu manisnya sampai-sampai tidak ada unsur metal sedikitpun. Tetapi saya lebih memilih “Your Turn” (album “Pink Bubbles Go Ape”) sebagai best ballad Helloween. Biarpun bercorak ballad, tapi masih terdengar cita rasa Helloween lewat tarikan kuat dan jernih Michael Kiske dan solo melodik Michael Weikath. Sayangnya sampai saat ini saya tidak pernah mendengar “Your Turn” dinyanyikan oleh Andi Deris.

Loudness – So Lonely


Power ballad metal 80-an dengan sentuhan magis Loudness, bahkan pada lagu ballad, Akira Takasaki (gitaris) masih mampu membuat variasi riff indah yang cukup kompleks (untuk ukuran ballad). Liriknya yang sangat nelangsa memang cukup kontras dinyanyikan oleh vokal gahar Minoru Nihara (ataupun Mike Vescera yang menyanyikannya live, Mike Vescera adalah pengganti Minoru Nihara – yang akhirnya balik lagi ke Loudness). Tapi itulah salah satu keistimewaan ballad metal, vokal gahar lagu mellow, and it works!

Michael Kiske – Do I Remember A Life?


Dengan modal golden voice-nya, kebanyakan lagu yang dinyanyikan Michael Kiske terdengar keren. Walaupun saya setuju saja kalau ada yang berpendapat bahwa Kai Hansen dan Michael Weikath yang paling mampu membuat lagu yang mengeksplorasi kehebatan vokal Michael Kiske. Namun di lagu “Do I Remember A Life?” yang merupakan ciptaan Michael Kiske, ia mengeksplorasi vokalnya dengan caranya sendiri. Di lagu ini, vokal Kiske berkeliaran di range yang sangat lebar, dari nada yang rendah sampai tinggi, sangat jernih dan kuat, dengan teknik bridging/perpindahan nada yang luar biasa mulus, plus emosi yang menghanyutkan. Dari sisi musik walaupun sederhana tapi sangat cocok mengiringi vokal melodius Kiske, dari suara-suara alam (angin, kicauan burung), gitar akustik, sampai dentingan piano di ending lagu. Dua kata yang cocok untuk mendeskripsikan lagu ini: beautiful masterpiece!

Poison – Life Goes On


Band yang pernah mengaudisi Slash pada awal karirnya (audisi akhirnya dimenangkan oleh C.C. DeVille, jika tidak, mungkin kita akan melihat Slash tampil dengan bibir merah merekah), dan sebagai kelompok glam metal, sudah tentu wajib punya ballad.  Ballad Poison yang paling terkenal adalah “Every Rose Has Its Thorn”, tapi saya pribadi lebih menyukai “Life Goes On” dari album “Flesh & Blood” (1990).

Skid Row – I Remember You


Semua ballad Skid Row era Sebastian Bach sangat berkesan, tidak hanya dari album-album awal yang menampilkan “18 and Life”, “I Remember You”, “Wasted Time” dan lain-lain, tapi juga dari album terakhir Skid Row bersama Sebastian Bach, yaitu “Subhuman Race” (1995) yang keluar di era grunge, menampilkan ballad “Breaking Down” dan “Into Another”.  Tapi akhirnya saya memilih lagu legendaris “I Remember You” yang memang susah terlupakan.

Virgin Steele – A Cry In The Night


Diambil dari album “Guardians of Flame” (1983 dan di re-issued pada tahun 2002), “A Cry In The Night” termasuk ballad sederhana tetapi indah. Virgin Steele memiliki beberapa kemiripan dengan Manowar, walau tetap memiliki ciri musik sendiri yang mereka sebut “barbaric romanticism”.

source
Continue Reading

METALLICA Biografi

| 0 komentar



Negara Asal:
    United States
Lokasi:
    Los Angeles/San Francisco, California
Status:
    Aktif
Terbentuk:
    1981
Genre:
    Thrash Metal, Modern Rock/Metal
Tema Lirik:
    Corruption, Death, Life, Internal Struggles, Anger
label Sekarang:
    Unsigned/independent


Metallica didirikan pertama kali di Los Angeles - Amerika Serikat dengan nama The Young of Metal Attack. Beberapa bulan kemudian grup ini berganti nama dengan Metallica yang konon merupakan gabungan kata Metal dan Vodca. Nama Metallica sendiri sebenarnya adalah nama yang diusulkan untuk sebuah majalah musik yang dicuri oleh Lars Ulrich sebelum majalah tersebut mendapat nama tersebut.

Formasi pertama Metallica adalah Lars Ulrich (drum), James Hetfield (vokal dan gitar), Lloyd Grant (gitar) dan Ron Mc Govney (bass). Formasi inilah yang kemudian melahirkan lagu pertama berjudul Hit The Light, yang kemudian masuk album kompilasi rock Metal Massacre tahun 1981.

Setelah Metal Massacre beredar, Grant dan Ron mengundurkan diri. Posisi Grant digantikan oleh Dave Mustaine dan posisi Ron digantikan Cliff Burton. Formasi ini kemudian pada Juli 1982 mengeluarkan demo-album No Life Till Leather. Demo inilah yang kemudian mengantarkan Metallica mendapatkan agen dan kemudian hijrah ke New York.

Pada 1983, Metallica berencana akan melakukan tur pendek kebeberapa kota. Sayang Hetfield dan Mustaine malah terlibat perseteruan, hingga akhirnya Mustaine keluar dan kemudian mendirikan Megadeth. Posisi Mustaine digantikan oleh Kirk Hammett , gitaris dari grup Exodus. Formasi ketiga inilah yang kemudian mengeluarkan album Kill 'Em All pada bulan Mei 1983.

Pada tahun 1984, Metallica semakin besar dengan menerbitkan album Ride the Lightning. Album ini bertahan 50 minggu dalam Billboard Top 200. Demi memperlancar promosi mereka juga mengeluarkan mini album Jump In The Fire.

September 1985, Metallica memproduksi album Master Of Puppets. Kembali Metallica masuk Billboard Top 40 selama 72 minggu. Album ini merupakan album yang meraih platinum tanpa single dan video.

Tanggal 27 September 1986, dalam perjalanan tur ke Skandinavia - bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan Cliff Burton (bass) meninggal dunia. Peristiwa ini begitu memukul seluruh anggota band. Bahkan Dave Mustaine yang telah mendirikan Megadeth, mengenang kematian Cliff dalam lagu In My Darkest Hour (album Megadeth: So far.. So Good.. So What!). Oktober 1986, posisi Cliff Burton digantikan oleh Jason Newsted, basis dari grup Floatsam And Jetsam.

Album ...And Justice For All beredar September 1988. Disinilah Metallica mulai mengeluarkan video klip. Video pertama mereka adalah untuk lagu One, video ini mencapai nomor 1 di MTV. Keberhasilan ini kemudian mendorong produksi video klip Cliff 'Em All sebuah video kenangan untuk Cliff Burton.

Akhir 1990 album Metallica direkam. Album ini membuat Metallica mencapai penjualan quadruple platinum dan menjadi album nomor satu di delapan negara Amerika dan Eropa. Serta meraih penghargaan Grammy Award, kategori Penampil Metal Terbaik dua tahun berturut-turut.

Basis jason Newsted mengundurkan diri dari band setelah bersitegang dengan James Hetfield. Perseteruan ini disebabkan Jason Newsted lebih menghabiskan waktu dengan proyek-nya sendiri. Anggota band yang lain menganggap Metallica harus diutamakan, meskipun pada saat itu Metallica sedang vakum.

Grup ini pada saat ini beranggotakan Lars Ulrich (drums), James Hetfield (vokal dan gitar), Kirk Hammett (gitar) dan Robert Trujillo (bass). Mantan anggota lainnya termasuk Ron McGovney (bass), Dave Mustaine (gitar), Cliff Burton (bass) dan Jason Newsted (bass).

Pada tanggal 10 Agustus 2008 Metallica akhirnya telah menyelesaikan proses rekaman album studio baru mereka yang ke sembilan "Death Magnetic" yang diluncurkan pada tanggal 12 September 2008 di seluruh dunia.Album tersebut diproduseri oleh "Rick Rubin" dan proses rekaman dilakukan di Sound City Studios, Shangri La Studios dan di studio Metallica sendiri. Single dan video klip pertama mereka "The Day That Never Comes" akan dirilis akhir bulan ini. Sebagai tambahan anda dapat mengunduh semua lagu dari album tersebut untuk digunakan dalam game "Guitar Hero III" pada hari saat peluncuran album "Death Magnetic" tersebut.

Pada 1 November 2011, metallica bersama Band Lou Reed merlilis album dan pada 13 desember 2011 mereka mengeluarkan EP mereka yang terbaru berjudul "Beyond Magnetic".


Anggota Band:

Anggota Sekarang:

Lars Ulrich: Drums (1981-present)

James Hetfield: Vocals, Guitars (1981-present)
   : ex-Leather Charm, ex-Obsession, ex-Phantom Lord, ex-Spastik Children

Kirk Hammett Guitars (lead) (1983-present)
   : ex-Exodus, ex-Spastik Children

Robert Trujillo Bass (2003-present)
   : Jerry Cantrell, ex-Infectious Grooves, ex-Ozzy Osbourne, ex-Suicidal Tendencies


Mantan Anggota:
 
Lloyd Grant: Guitars (lead) (1981)
   :ex-Defcon, Pharoah

Ron McGovney: Bass (1982-1983)
   : ex-Phantasm

Dave Mustaine: Guitars (lead) (1982-1983)
   : Megadeth, ex-MD.45, ex-Panic

Cliff Burton: Bass (1983-1986)
 (R.I.P. 1986): ex-Trauma, ex-Agents of Misfortune, ex-EZ-Street, ex-Spastik Children

Jason Newsted: Bass (1986-2001)
    : WhoCares, ex-IR8, ex-Sexoturica, ex-Flotsam and Jetsam, ex-Ozzy Osbourne, ex-Voivod, ex-Sepultura (live), ex-Echobrain, ex-Paradox, ex-Quarteto de Pinga, ex-Rock Star Supernova, ex-Spastik Children

 Album:

Album studio:

    Kill 'Em All (1983)
    Ride the Lightning (1984)
    Master of Puppets (1986)
    ...And Justice for All (1988)
    Metallica (1991)
    Load (1996)
    ReLoad (1997)
    St. Anger (2003)
    Death Magnetic (2008)

Album Koloborasi:

    Lulu (with Lou Reed) (2011)

source
Continue Reading

Ballad Rock/Metal Terbaik Part 1

Rabu, 30 Mei 2012 | 2komentar


Buat band rock/metal, membawakan lagu ballad bukanlah dosa, malah sejujurnya banyak band metal dapat merengkuh segmen pendengar yang lebih luas dengan lagu ballad, bahkan beberapa ballad akhirnya menjadi legenda, sebut saja antara lain “Soldier of Fortune” (Deep Purple), “Stairway To Heaven” (Led Zeppelin), “Still Loving You” (Scorpions), dan masih banyak lagi. Jadi, jangan malu walaupun seandainya kita gondrong dan punya lengan mirip Steve Harris (tato-nya), tetapi memiliki koleksi CD kompilasi sendiri berisi ballad favorit, yang khusus dimainkan saat lagi.. ehm.. ehm.. sendu.

Berikut adalah ballad terbaik dari beberapa band rock/metal menurut saya. Bisa berbeda dengan selera pembaca karena musik memang subyektif, semakin banyak pendapat semakin bagus. Sebenarnya yang lebih sulit justru mendefinisikan kriteria apa yang termasuk lagu ballad  Tapi untuk memudahkan, anggaplah ballad di sini adalah lagu (dengan vokal) yang cukup didominasi oleh tempo yang slow dan yang penting bisa membawa emosi (tapi bukan bikin emosi).

Angra – Heroes of the Sand


Band metal Brazil ini mungkin lebih terkenal dengan lagu metal bertempo cepat yang dimainkan dengan teknik tinggi. Padahal, Angra tidak pernah lupa menyisipkan ballad di setiap albumnya, hanya saja corak balladnya memang tidak sederhana, karena unsur metal masih banyak membalut lagu-lagu ballad Angra. “Heroes of the Sand” merupakan lagu dari album “Rebirth” (2001), sebuah ballad megah yang membuktikan Angra tidak salah memilih vokalis Edu Falaschi sebagai pengganti Andre Matos.

Bon Jovi – Dry County


Sangat sulit menentukan ballad terbaik dari Bon Jovi, yang sudah banyak menghasilkan ballad yang keren-keren. Tetapi akhirnya saya memilih lagu terpanjang yang pernah dibuat Bon Jovi (9:52 menit), yaitu “Dry County” (album “Keep The Faith” – 1992). Berbeda dengan ballad Bon Jovi yang lain, struktur lagu ini termasuk unik karena memiliki solo gitar yang panjang, yang juga berperan menghidupkan emosi lagu ini.

Crimson Glory – Song For Angels


Salah satu vokalis yang sanggup menyuarakan emosinya melalui vokal adalah Midnight, kita seakan dapat merasakan emosi yang begitu kuat dari lantunannya pada ballad-ballad Crimson Glory. Tidak terkecuali “Song for Angels” dari album “Strange and Beautiful” (1991). Lagu indah yang sangat menggugah semangat, potongan lirik “even angels need to learn how to fly” tidak akan dilupakan begitu saja bagi pendengar yang meresapi lagu ini.

DragonForce – Dawn Over a New World


Sebagai band beraliran extreme power metal, sampai saat ini (setau saya) DragonForce hanya memiliki 3 ballad: “Starfire”, “Dawn Over a New World”, dan “Trail of Broken Hearts”. Semuanya keren, tetapi jika harus diambil yang terbaik, pilihan jatuh pada “Dawn Over a New World” dari album “Sonic Firestorm” (2004). Jika didengar sekilas, lagu ini mungkin seperti ballad sederhana, tapi sebaliknya, sebenarnya lagu ini mempunyai struktur yang kompleks yang mungkin tidak disadari. Umumnya lagu (apalagi jenis ballad) terdiri 3 atau 4 bagian (misalnya verse, pre-chorus, chorus, bridge), tetapi lagu ini memiliki 6 bagian! Variasi ditambah lagi dengan naik 1 nada pada chorus terakhir, sehingga saat mendengarnya, mungkin akan ada sesuatu yang membuat lagu ini mengalun hidup dengan sangat nikmat.

Gamma Ray – The Silence


Tidak sulit menentukan ballad terbaik Gamma Ray, karena “The Silence” (album “Heading For Tomorrow” – 1990) adalah sebuah masterpiece dunia per-metalballad-an, ballad megah yang terdiri dari 8 bait berbeda dan tidak ada satupun yang diulang, jadi bisa dibilang lagu ini tidak ada bagian reff-nya. Keunggulan lainnya tentu vokal Ralf Scheepers yang sakti, walaupun lagu ini pernah dirilis ulang dengan Kai Hansen pada vokal, tapi masih kalah telak dengan versi Ralf.

Iron Maiden – Infinite Dreams


Tidak bisa disebut ballad murni karena bagian tengah lagu “Infinite Dreams” mampu membuat headbanging. Lagu ini inovatif sekaligus legendaris, dari album “Seventh Son of a Seventh Son” (1988). Bisa dibilang salah satu puncak kreativitas Iron Maiden dan kehandalan vokal Bruce Dickinson. Pada album-album berikutnya, barangkali Iron Maiden ingin mengulang kesuksesan lagu ini melalui track “No Prayer For The Dying” (1990) dan “Afraid to Shoot Stranger” (1992) yang memiliki pola yang kurang lebih mirip.

Manowar – Heart of Steel


Memiliki personil-personil kekar, tidak berarti miskin stock ballad. Manowar punya beberapa ballad, biarpun tetap bertema kepahlawanan atau dewa. “Heart of Steel” dari album “Kings of Metal” (1988), tidak diragukan lagi adalah ballad yang membakar semangat sampai ke ubun-ubun.

Motley Crue – You’re All I Need


“Home Sweet Home” mungkin ballad Motley Crue yang paling ngetop, tapi saya lebih memilih “You’re All I Need” (album “Girls, Girls, Girls” – 1987) sebagai best ballad mereka. Keistimewaannya terletak pada nada lagu mendayu-dayu yang ternyata kontras dengan lirik yang psikopat, dan tentu saja vokal Vince Neil yang tidak ada duanya.

X Japan – Tears


Inilah band yang jenius dalam menciptakan lagu yang mengharabirukan perasaan, biasanya diiringi dengan permainan piano Yoshiki yang menyentuh. Saya memilih “Tears” (album “Dahlia” – 1996) sebagai best of ballads mereka. Lagu ini justru tidak terlalu memikat pada pendengaran pertama (beda seperti “Endless Rain” yang bisa langsung akrab dengan telinga), tetapi jika sudah tersentuh oleh lagu ini, tidak akan mudah melupakannya.

Yngwie Malmsteen – Forever One


Yngwie baru “belajar” nge-ballad (non-instrumental) pada album ke-4 yaitu “Odyssey” (1988) dengan lagu “Dreaming (Tell Me)”, dan setelah itu cukup banyak menghasilkan ballad berkualitas seperti “Save Our Love”, “Prisoners of Your Love”, “I’m My Own Enemy” dan seterusnya. Tapi kalau ditanya ballad terbaiknya, saya akan memilih “Forever One” (album “Seventh Sign” – 1994). Vokal Mike Vescera sangat jernih dan kuat, menyanyikan range nada yang sulit dijangkau tanpa menjadi serak, dan tentu saja karena lagunya memang menghanyutkan.

source
Continue Reading

Karakteristik, Gerak-Gerik Fisik, Tema Lirik, Image Dan Gaya Pada Heavy Metal

Selasa, 29 Mei 2012 | 0 komentar

  • Karakteristik Heavy Metal

Heavy Metal memiliki beberapa karakteristik, yang dimana merupakan ciri dari musik Metal itu sendiri. Heavy Metal dicirikan oleh suara gitar yang keras, rhythms yang tegas, suara bass dan drum yang padat, dan suara vocals yang kuat/keras. Tetapi pada berbagai Metal subgenres ada yang menekankan, mengubah, atau mengabaikan satu atau beberapa hal tersebut. Dengan hal tersebut Heavy Metal merupakan jenis hard rock yang kurang blues tetapi pertunjukannya lebih kasar dan memaksa. Tipe dari band ini memiliki personil band yang terdiri dari drummer, seorang bassist, Rhythm, lead guitar, dan penyanyi, yang merupakan pemain atau bukan pemain. Kadang –kadang Instrumen Keyboard sering digunakan untuk meningkatkan kepenuhan /kenyaringan suara.

Gitar listrik dan power sonic, telah menjadi unsur utama dalam Heavy Metal. Gitar sering dimainkan dengan menggunakan effect untuk membuat suara tebal, kuat, dan “berat”. Pada awal tahun 1970-an, beberapa grup Metal mulai populer dengan diiringi dua gitaris. Band yang mengikuti pola tersebut seperti Judas Priest dan Iron Maiden yang memiliki dua atau tiga gitaris, yang terdiri dari lead guitar, bass dan rhythm. Elemen Sentral dari Heavy Metal adalah solo gitar, yang merupakan satu bentuk cadenza. Genre ini mengembangkan beberapa hal yaitu, pada solo gitar menjadi lebih rumit dan riffs menjadi bagian integral dari gaya. Gitaris menggunakan sweep-picking, tapping, dan teknik lainnya untuk bermain cepat, dan banyak gaya dari Metal menekankan tampilan ”virtuosic”.


Judas Priest, salah satu band metal yang diiringi 3 gitaris

Peran lead guitar di Heavy Metal sering bertabrakan dengan “frontman” atau bandleader yang biasanya menjadi peran vokalis. Dalam suara Heavy Metal mencerminkan suatu luapan emosi dari vokalis, dan hal tersebut merupakan hal yang diperlukan dalam tekhnik suara pada Metal. Dalam tekhnik suara Metal, Nada suara lebih penting daripada lirik lagu yang dinyanyikan. Penyanyi Metal mempunyai berbagai variasi dalam gaya, mulai dari multioctave, sandiwara seperti yang dilakukan oleh vocalis Judas Priest yaitu Rob Halford dan vocalis Iron Maiden yaitu Bruce Dickinson, Serta membawakan lagu dengan gaya yang keras seperti pada vocalis Motorhead yaitu Lemmy dan vocalis Metallica yaitu James Hetfield, Sehingga banyak berkembang penyanyi Death Metal.


Lemmy, Vocalis Motorhead yang menampilkan gaya yang keras pada saat menyanyi

Pada Heavy Metal, Bass juga mempunyai Peran yang menonjol pada suara Metal, serta antara bass dan gitar saling mempengaruhi, karena keduanya merupakan elemen utama. Bass yang memberikan suara akhir yang rendah sangat penting untuk pembuatan musik yang “Berat”. Garis Bass pada Metal sangat bervariasi dalam kompleksitas, dari bawah memegang pedal point yang remdah untuk bersama memimpin dan / atau rhythm guitars. Beberapa Band popular yang diiringi bass sebagai pemimpin instrumen, yaitu Metallica yang di mainkan oleh Cliff Burton pada awal tahun 1980-an.



Cliff Burton, bassist yang berperan sebagai pemimpin instrument pada Metallica

Setelah kita membahas tentang gitar, bass, dan vocal, sekarang kita akan membahas tentang drum yang juga merupakan Inti dari Metal. Pada Metal, Drum dimainkan dengan permainan yang keras, dan gerakan irama yang konstan untuk sebuah band yaitu dengan cara menggunakan “kecepatan, kekuatan, dan ketelitian”. Permainan Drum Metal “memerlukan jumlah daya tahan yang luar biasa”, dan pemain drum harus mengembangkan kecepatan , koordinasi, dan ketangkasan untuk memutar seluk-beluk pola yang digunakan dalam Metal. Permainan Drum pada Metal biasanya menyiapkan persiapan yang jauh lebih besar daripada yang digunakan dalam bentuk-bentuk lain dari musik rock.

Performa Live atau konser merupakan Hal yang terpenting untuk sebuah Band Metal. Kenapa demikian? Hal tersebut dikarenakan pada saat para band metal melakukan konser, para band metal serasa menjadi berkuasa, dan selalu ingin menunjukan hal – hal yang berlebihan seperti pada penampilan vocal dan musik. Dengan hal tersebut akan menjadikan figur dari sebuah band tersebut. Dalam Metal, yang menjadi elemen penting dari metal adalah suara yang kuat/keras, warna nada dan kontrol suara. Karena hal tersebut dapat membuat kenyaringan musik sehingga banyak yang mendengarkan musik tersebut dan memberikan semangat pada setiap musiknya.

  • Gerak-gerik fisik pada Heavy Metal

Dalam dunia musik, berbagai hal dilakukan oleh band atau penyanyi dalam performa livenya untuk menghibur para penggemar. Pada Heavy metal salah satu cara dalam setiap performa konsernya untuk menghibur para penggemar, yaitu dengan cara menciptakan gerak – gerik fisik agar para penggemar menjadi terhibur,

Dalam Heavy metal, gerak – gerik fisik dilakukan untuk Meningkatkan penggemar dengan kepalan tangan mereka dan membuat “devil horns”, cara tersebut dilakukan di konser oleh grup band Heavy Metal asal Estonia yaitu Metsatöll pada tahun 2006.


Penampilan Metsatöll saat konser pada tahun 2006

Pada saat konser, Banyak musisi metal yang terlibat dalam headbanging, yang melibatkan gerakan dengan kepala, gerakan ini sering dilakukan oleh pemilik rambut panjang. corna, atau devil horns, sikap tangan, juga gerakan yang meluas (pindah – pindah tempat), yang populer oleh vokalis Ronnie James Dio sementara itu dengan Black Sabbath dan Dio. Tetapi Gene Simmons dari Kiss mengklaim bahwa dirinya orang pertama yang membuat gerakan dalam konser.


Asphyx band melakukan headbanging pada saat konser

Peserta dalam konser metal tidak bisa menari dalam arti biasa. Tetapi mereka mengganti tarian dengan gerakan tubuh yang berfungsi sebagai pengganti menari, yaitu headbanging dan tikaman/dorongan kedua tangan sebagai tanda apresiasi dan gerak yang berirama. Penampilan pada air guitar yang sangat populer dan memiliki kedua manfaat pada penggemar Metal yaitu saat konser dan untuk mendengarkan rekaman musik di rumah. Pada konser lainnya, penonton melakukan kegiatan stage diving, crowd surfing, mendorong dan mendorong dalam kekacauan huru-hara yang disebut moshing, dan menampilkan simbol tangan corna.


Penonton dalam kekacauan huru – hara pada saat menonton konser
  • Tema Lirik pada Heavy Metal

Dalam dunia Metal, banyak berbagai hal yang terjadi didalamnya, termasuk bagian yang dibahas pada artikel kali ini yaitu Tema lirik. Untuk menciptakan lagu Heavy Metal yang bagus, para band Heavy Metal menulis lirik lagu dengan berbagai tema. Sebagai contoh yaitu Black Sabbath atau banyak band-band metal lainnya yang terinspirasi untuk menciptakan hal – hal yang bergairah bagi para pendengar seperti pada kegelapan dan subjek yang muram. Pada Tema ini, dari dulu sampai sekarang belum pernah ditearapkan pada musik pop. Pada generasi selanjutnya, para band –band metal mengikuti Black Sabbath pada tahun 1970, pada album paranoid, terdapat berbagai lagu, termasuk lagu yang berhubungan dengan trauma pribadi-’Paranoid ‘dan’ Fairies Wear Boots’ (yang buruk menggambarkan efek samping dari memakai obat) serta orang-orang menghadapi masalah yang lebih luas, seperti yang sudah jelas yaitu’ War Pigs’dan’ Hand of Doom’.


Gambar album paranoid, yang berisi lagu – lagu trauma

Kemudian, “Penghancuran Nuklir” dialamatkan dalam lagu metal selanjutnya yang diterapkan oleh Iron Maiden yang berjudul ” 2 minutes to Midnight “dan Ozzy Osbourne yang berjudul ” Killer of Giants “. Karena Kematian adalah tema utama dalam Heavy Metal, sehingga secara rutin selalu diiringi dalam lirik dari band-band Metal sebaliknya berbeda secara luas sebagai Slayer dan W.A.S.P. Yang lebih ekstrim merupakan bentuk death metal dan grindcore yang murni agresif, berdarah, dan sering tak dpt dipahami kandungannya.

Turunan dari akar genre dalam musik blues, sex merupakan salah satu topik penting yang menjalankan urutan dari lirik bernada Led Zeppelin’s yang lebih eksplisit dari glam dan nu metal band. Sementara itu, Romantic tragedi adalah standar tema dari Gothic dan doom Metal. Serta pada Nu Metal, remaja sering menjadi pusat topik yang lain.

Pada umumnya, Lagu-lagu heavy metal sering diiringi dengan keanehan, lirik terinspirasi fantasi, dan hal – hal yang lari dr kenyataan. Lagu Iron Maiden misalnya, yang sering terinspirasi oleh mitologi, fiksi, dan puisi, seperti “Rime of the Ancient Mariner,” berdasarkan puisi Samuel Taylor Coleridge. Contoh lain yaitu Black Sabbath dengan lagu The Wizard, Megadeth’s dengan lagu The Conjuring dan Five Magics, dan Judas Priest’s dengan lagu Dreamer Deceiver. Sejak 1980-an, dengan kebangkitan trash metal dan lagu seperti Metallica’s “… And justice for all” dan Megadeth “Peace sells”, merupakan sekian banyak lirik Metal yang termasuk ke dalam social politik. Sedangkan pada Genre seperti melodic death metal, progresif metal, dan black metal sering mencari tema filosofis.

Subjek utama pada Heavy metal adalah sederhana yaitu Dengan bunyi yang seram, suara yang mengerang dan lirik yang berhubungan dengan sastra, yang dirayakan dengan kebebasan tanpa batas. Musik kritik pada metal sering dianggap memiliki lirik metal yang dangkal, dan lain-lain yang memiliki objek untuk hal mereka lihat sebagai advokasi dari kebencian thd wanita dan rahasia.

Selama 1980-an, Parents Music Resource Center mengajukan permohonan pada Kongres AS untuk mengatur industri musik popular, karena hal yang tidak menyenangkan pada musik adalah lirik, khususnya dalam lagu-lagu heavy metal. Di tahun 1990, Judas Priest yang digugat di pengadilan Amerika oleh para orang tua dari dua orang pemuda yang telah menembak dirinya sendiri lima tahun sebelumnya, diduga bunuh diri setelah mendengar lagu “do it” pada saat di bawah sadar (mabuk). Di sebagian besar negara-negara Muslim, Heavy Metal telah resmi diadukan karena itu sebagai ancaman bagi nilai-nilai tradisional. Di negara-negara seperti Maroko, Mesir, Libanon, dan Malaysia, telah terjadi insiden musisi dan fans Heavy Metal yang ditangkap dan dipenjarakan.


  • Image dan Gaya Heavy Metal

Seperti banyaknya Musik Populer, visual imagery memberikan peran yang besar pada Heavy Metal. Selain itu untuk memberikan suara dan lirik, “image” sebuah band heavy metal dinyatakan dari dalam album dengan seni, logo, set panggung, pakaian, dan video musik. Beberapa band Heavy Metal yang bertindak seperti itu yaitu, Alice Cooper, Kiss, dan Gwar yang dapat mengenal banyak hal untuk performanya yang “kotor” dan pertunjukan di panggung untuk menunjukkan musik mereka.


Kiss dengan cat make up yang seram

Rambut panjang pada penampilan band Heavy Metal, pada Awalnya diadopsi dari kebudayaan hippi, pada tahun 1990-an dan 1980-an rambut Heavy Metal yang dilambangkan membenci, dan kekecewaan. Dalam Heavy Metal, Rambut panjang memberi anggota masyarakat Metal kekuasaan yang mereka butuhkan untuk memberontak terhadap apa-apa pada umumnya.


Motley crue merupakan Band Metal dengan penampilan rambut panjang

Seragam klasik dari penggemar Heavy Metal menggunakan jeans biru, kaus hitam, sepatu dan jaket jeans. Kaus umumnya dihiasi dengan logo atau representasi visual dari Band Metal favorit. Penggemar Metal juga elemen yang tepat dari komunitas S&M (rantai, tengkorak, kulit dan salib). Pada tahun 1980-an, berbagai sumber, dari punk dan goth musik dibuat untuk film-film horror, yang dipengaruhi mode metal. Banyak penyanyi Metal dari tahun 1970-an dan 1980-an menggunakan pembentuk secara radikal dan instrumen berwarna cerah untuk meningkatkan penampilan panggung mereka. Fashion dan gaya pribadi sangat penting bagi band-band glam metal pada eranya. Pada Performnya biasanya mereka memakai rambut panjang, rambut dicelup, dan memakai hairspray (biasa dipanggil dengan sebutan, “hair metal”); juga makeup seperti lipstik dan Eyeliner; pakaian untuk acara besar, termasuk kaos yang dicetak leopard kulit atau rompi dan denim yang ketat, kulit, atau celana spandeks ; serta aksesoris seperti headbands dan perhiasan. Dipelopori oleh Heavy Metal yang diperbuat oleh X Jepang pada akhir tahun 1980-an, band di Jepang dikenal sebagai visual kei yang mencakup banyak kelompok-nonmetal yang menekankan elaborate costumes, rambut, dan makeup.


X Jepang merupakan Band metal yang memakai berbagai aksesoris, make up, dan style rambut, pada setiap performnya.

Source
Continue Reading

Album IRON MAIDEN "The Number Of The Beast" Terpilih Sebagai Best British Album Of The Past 60 Years

| 0 komentar

Album ketiga IRON MAIDEN “The Number Of The Beast” dinobatkan sebagai Best British Album Of The Past 60 Years atau Album Terbaik se-Inggris Raya dalam 60 tahun terakhir oleh sebuah polling yang diadakan oleh HMV, sebuah grup usaha besar di Inggris yang bergerak dalam bidang entertainment.



Album “The Number Of The Beast” memperoleh sebanyak 9,18% vote, mengalahkan beberapa album lain yang sebenarnya juga tak kalah melegenda seperti “Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band” milik The Beatles, “Dark Side Of The Moon” milik Pink Floyd dan “A Night At The Opera” milik Queen. Ada lebih dari 30.000 voters yang melakukan vote dalam polling ini melalui social media.

“The Number Of The Beast” dirilis pada 22 Maret 1982. Album ini terjual sebanyak 14 juta kopi di seluruh dunia serta mendapatkan gold dan platinum di 7 negara termasuk Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam, “The Number Of The Beast” terjual lebih dari 1 juta kopi. Dua buah lagu terkenal IRON MAIDEN yang melesat dari album ini adalah “Hallowed Be Thy Name” dan “Run To The Hills”.

“The Number Of The Beast” direkam sepanjang bulan Januari hingga Februari 1982 di Battery Studios, London, bersama produser Martin Birch yang pernah menggarap album Deep Purple. Ini merupakan debut album IRON MAIDEN bersama vokalis Bruce Dickinson.

Bruce Dickinson pun tak menyembunyikan rasa senangnya atas terpilihnya “The Number Of The Beast” sebagai yang terbaik.  “Kami sangat senang mendengar bahwa “The Number Of The Beast” terpilih sebagai yang nomor 1 dalam survey HMV untuk album terbaik di Inggris. Ada beberapa album lain (dalam daftar) yang juga sangat berpengaruh selama 60 tahun terakhir, jadi ini merupakan persembahan bagi para fans kami yang loyal dan selalu mendukung kami serta telah memilih kami. IRON MAIDEN adalah band asal Inggris, jadi memenangkan penghargaan ini atas dukungan publik Inggris merupakan sesuatu yang spesial. Terima kasih kepada semua fans kami.” Kata Bruce seperti yang dilansir dari The Telegraph.

Selain IRON MAIDEN, beberapa nama lain di kancah rock/metal yang juga masuk dalam 20 besar deretan album paling hebat se-Inggris Raya dalam 60 tahun terakhir adalah Led Zeppelin, The Clash, Black Sabbath. Oasis dan Radiohead. Beberapa nama lain yang juga masuk dalam daftar di luar 20 besar (totalnya sebanyak 60 album) adalah Rolling Stones, Muse, Sex Pistols, Blur, Stone Roses dan Manic Street Preachers. Berikut adalah urutan Best British Album Of The Past 60 Years sampai peringkat 20 :

1. Iron Maiden - The Number of the Beast
2. Depeche Mode - Violator
3. The Beatles - Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band
4. The Beatles - Abbey Road
5. Pink Floyd - The Dark Side of the Moon
6. The Beatles - Revolver
7. Queen - A Night at the Opera
8. Oasis - (What's the Story) Morning Glory?
9. Adele - 21
10. The Beatles - White Album
11. Led Zeppelin - IV
12. The Beatles - Rubber Soul
13. The Clash - London Calling
14. David Bowie - The Rise and Fall of Ziggy Stardust and the Spiders from Mars
15. The Smiths - The Queen is Dead
16. Black Sabbath - Black Sabbath
17. Radiohead - OK Computer
18. Pink Floyd - Wish You Were Here
19. Elton John - Goodbye Yellow Brick Road
20. Oasis - Definitely Maybe

Dari 60 buah album yang masuk dalam daftar, 18 di antaranya berasal dari dekade 90an. Urutan kedua ditempati oleh dekade 70an yang menyumbangkan 15 buah album. (dna)

source
Continue Reading

10 Vokalis Metal Terbaik

| 0 komentar


Kalau saya ditanya instrumen musik yang bersuara paling indah, maka saya akan menjawab instrumen itu adalah vokal, tentu aja dengan catatan bahwa vokalnya bener (nggak kayak vokal saya).

Vokal yang baik akan sulit ditiru, contohnya kalau diadakan tribute menyanyikan ulang lagu Metallica: Seek and Destroy. Banyak gitaris/drummer/bassist yang mampu memainkannya sama persis, tetapi sulit menyamai vokal James Hetfield, padahal perhatian utama pasti terletak pada vokalnya. Vokalis lain mungkin memiliki teknik vokal yang lebih baik dari Hetfield, tetapi belum tentu terdengar akan lebih bagus dibandingkan versi aslinya.

Tantangan sebenarnya adalah mematahkan chemistry vokal Hetfield yang terlanjur melekat pada lagu itu, dan itu bukan hal yang mudah.

Cukup dengan introduction, sekarang saya perkenalkan 10 vokalis metal terbaik menurut versi saya (jadi jangan protes ya) … dimulai dari yang paling bontot:

10. Andi Deris


Vokalis Helloween ini memiliki suara yang khas, serak sekaligus cempreng, sejauh pengamatan saya, yang tidak menyukai vokal Deris terbagi atas dua kubu, yang pertama adalah kubu pengagum vokalis yang memiliki lengkingan high and clean, seperti Timo Kotipelto, Geoff Tate, dan tentu saja Michael Kiske. Mereka menganggap Andi Deris tidak pantas menggantikan Michael Kiske sebagai vokalis Helloween. Ngancurin lagu Helloween aja, gitu kata mereka kalau lagi kejam mode on.

Kubu kedua adalah kubu fans vokalis bersuara serak dan gagah, pengagum Ronnie James Dio, Eric Adams, dan lain-lain yang memiliki suara gahar. Mereka akan menganggap vokal Deris lembek, serak kok cempreng, cempreng kok serak.

Padahal, kehebatan Deris adalah mampu menyanyikan lagu ballad, hard rock, dan power metal dengan style yang khas, ia dapat bernyanyi dengan suara serak maupun clean, bisa sangar dan bisa lembut. Andi Deris juga rajin berimprovisasi, bahkan pada album Gambling With The Devil, Deris meniru style lengkingan Rob Halford dalam lagu Kill It. Lagu lain yang memamerkan kepiawaian vokal Andi Deris antara lain adalah The King for a 1000 years, Pleasure Drone, Push, Falling Higher, Why, dan seterusnya.

9. Benjamin Sotto


Vokalis band power metal asal Prancis: Heavenly. Vokal Benjamin Sotto sangat nge-Kai Hansen (dari Gamma Ray), tetapi teknik vokal Ben Sotto lebih baik dibandingkan Kai Hansen (maaf untuk fans Kyai Hansen, saya juga suka kok vokal Kai Hansen), tetapi tidak asal menjiplak, karena karakter vokal Sotto memiliki karakter yang berbeda dengan Kai Hansen.

Eksplorasi vokal Sotto didukung oleh musik, melodi, dan harmoni vokal Heavenly yang asyik, banyak line-line vokal Sotto yang memorable.

8. Ralf Scheepers


Vokal Ralf Scheepers bersinar cemerlang saat ia bergabung dengan Gamma Ray, lagu-lagu Gamma Ray mengeksplorasi vokal Scheepers dengan maksimal, dengarkan saja lagu seperti Lust For Life, atau lagu ballad The Silence. Scheepers sangat terinspirasi oleh Rob Halford, setelah Scheepers membentuk band sendiri yaitu Primal Fear, vokal dan imagenya (yang ikut-ikutan botak ala Halford) seolah-olah terus dibawah bayang-bayang Rob Halford. Sangat disayangkan karena potensinya sebenarnya mampu menciptakan image yang berbeda dan tidak kalah dengan Rob Halford.

7. Andre Matos


Vokalis asal Brazil yang luar biasa, lengkingannya bersih dan kuat, dan memiliki warna vokal yang indah, Andre Matos menunjukkan kepiawaiannya di band power metal Viper, lalu Angra, Shaaman, dan juga album solonya. Lagu seperti Carry On dan Evil Warning adalah segelintir bukti keindahan vokalnya.

6. Eric Adams


Dalam dunia heavy metal, mungkin sukar dipilih vokalis mana yang memiliki lengkingan paling sakti, tetapi kalau disuruh memilih vokalis yang mampu menahan teriakan paling lama, maka Eric Adams dari Manowar adalah pemenangnya, mungkin tidak ada vokalis yang mampu menyanyikan Black Wind, Fire and Steel seperti Eric Adams.

Tidak hanya itu, Eric Adams juga mampu menyanyikan lagu ballad dan lagu klasik dengan sempurna. Eric Adams merupakan salah satu vokalis yang memiliki semuanya: power, range suara yang ajubileh, ciri khas, sampai teknik vokal yang matang. Terlepas dari kosa katanya yang minim karena hanya berkisar antara Steel, Fire, Fight, Power, Die, Metal, atau Kill, dalam lagu-lagu Manowar.

5. Bruce Dickinson


Salah satu icon metal yang sudah menjadi legenda. Vokalis Iron Maiden ini terkenal dengan daya jelajah vokalnya yang luar biasa. Mau nyanyi operatic seperti di Seventh Son of a Seventh Son, nyanyi lagu bertempo cepat yang membuat lidah terlilit seperti Hallowed Be Thy Name, apalagi lagu ballad, metal, rock, semua dilahap habis dengan mudah oleh si Air Raid Siren ini. Jeritan Dickinson juga bervariasi, dari jeritan setan seperti di lagu The Number of the Beast, sampai jeritan tercekik seperti di Run to the Hills.

Hanya saja, tidak semua orang menyukai warna suara Bruce Dickinson.

4. W. Axl Rose


Di daftar vokalis terbaik ini, Axl Rose satu-satunya vokalis yang tidak berasal dari genre Heavy/Power Metal. Sebenarnya bukan berarti vokalis genre selain Heavy/Power Metal rata-rata jelek ataupun sebaliknya, tetapi memang kebanyakan vokalis akan terlihat eksplorasi vokalnya jika sudah sanggup bernyanyi dengan tempo rapat, cepat, bervoltase tinggi, dengan demikian tingkat kesulitan vokal lebih tertantang.  Asalkan tetap mampu menghasilkan vokal yang baik saat voltase lagu diturunkan.

Ibarat kata lebih mudah bagi kita percaya Rob Halford mampu menyanyikan lagu Livin’ on a Prayer-nya Bon Jovi daripada membayangkan Jon Bon Jovi mampu menyanyikan lagu Painkiller-nya Judas Priest, kan?

Kembali ke Axl Rose, vokalis ini berbeda dengan vokalis band seangkatan atau sealiran seperti Jon Bon Jovi, Bret Michaels dari Poison, Joey Tempest dari Europe, bahkan dibandingkan dengan salah satu vokalis tenar: Sebastian Bach ex-Skid Row (hmm statement yang akan mengundang kemarahan fans Sebastian Bach, hati-hati loe, Joko!).

Ya, vokal Axl Rose yang sekilas seperti nyanyi seenaknya sebenarnya justru bernyanyi dengan tingkat kesulitan yang luar biasa. Bernyanyi ala Axl Rose juga sangat melelahkan, apakah Anda pernah mendengar suara Axl Rose berbicara? Sangat jauh berbeda dengan suara yang biasa kita dengar di lagu-lagu GNR, suara Axl Rose yang wajar kurang lebih mirip dengan vokalnya di lagu It’s So Easy atau Mr. Brownstone, artinya di lagu lain seperti Welcome to the Jungle, You Could Be Mine dan seterusnya yang menjadi trade marknya, Axl menggunakan suara yang sengaja ditinggikan dan serak, jangan heran kalau di panggung suaranya sering hancur-hancuran.

Kreativitas Axl Rose juga hebat, tidak banyak vokalis yang bisa menciptakan melodi vokal yang akrobatik seperti pada ending Sweet Child O’ Mine, atau Rocket Queen yang indah itu.

3. Midnight


Midnight menunjukkan kedahsyatan vokalnya terutama pada dua album pertama Crimson Glory, yaitu Crimson Glory dan Transcendence. Sayangnya pada album ketiga Crimson Glory yang berjudul Strange and Beautiful, musik Crimson Glory benar-benar berubah menjadi strange but not beautiful (for my ears), dan eksplorasi vokal Midnight sebagai vokalis metal menjadi sangat berkurang.

Cerita yang mirip dengan Michael Kiske, mereka berdua memang vokalis metal yang sudah tidak doyan metal.

Pertama saya mendengar vokal Midnight adalah pada lagu berjudul Azrael dan Heart of Steel di radio sekitar tahun 1986 atau 1987 (yang kemudian saya rekam di kaset), nada tinggi dapat dicapainya dengan mudah dan penuh power, sedikit banyak mengingatkan pada lengkingan Rob Halford. Tetapi yang paling istimewa adalah karena vokal Midnight sangat emosional, buat saya ini tahap tertinggi yang harus dicapai vokalis tulen, bagaimana menjiwai lagu tersebut sehingga lagu itu sendiri identik dengan sang vokalis.

2. Geoff Tate


Vokalis kelompok Queensryche, jangan tertipu dengan suara berat Geoff Tate, karena suaranya mampu melengking tinggi dengan gagahnya seperti pada lagu Take Hold of the Flame.

Tentunya bukan cuma itu, teknik vokalnya yang matang dan aksen khasnya ikut memberi keunikan pada lagu-lagu Queensryche. Sayangnya, Queensryche belum mampu mengulang keberhasilan lagu-lagu tempo dulunya yang penuh power, padahal vokal Geoff Tate masih mampu diforsir (walaupun tidak semaksimal dulu lagi).

1. …and the winner is … MICHAEL KISKE


Anak ajaib yang menggemparkan saat menggebrak dunia power metal bersama Helloween dengan album Keeper of the Seven Keys Part 1 (1987), dilanjutkan Keeper of the Seven Keys Part 2 (1988). Michi (panggilan akrab Kiske) yang waktu itu baru berusia 20 tahun sudah mampu menyanyikan lagu-lagu Helloween dengan spektakuler, salah satunya adalah lagu Keeper of the Seven Keys, di mana pada bagian akhir Michi memamerkan lengkingan indahnya dengan penguasaan vokal yang sempurna.
Album Live in the UK (1989) menunjukkan kualitas vokal Michi di atas panggung yang sangat prima, Helloween mengawali kelahiran genre power metal di saat era glam metal (GNR, Bon Jovi, Skid Row, Poison, dan lain-lain) sedang hangat-hangatnya.

Tak disangka, Michi kemudian meninggalkan dunia persilatan heavy metal, walaupun sesekali masih tampil juga mengisi suara untuk Gamma Ray, Avantasia, Tribuzy, Place Vendome, dan Revolution Renaissance, yang masih memperlihatkan kualitas vokal Michi.

Vokalis-vokalis lain yang juga TOB tetapi maaf tidak masuk dalam best vocalist versi saya antara lain adalah Rob Halford, Tim “Ripper” Owens, James LaBrie, Tom Malicoat, Timo Kotipelto, Michael Vescera, Mili Matijevic, David Coverdale, Sebastian Bach, Michael Sweet, dan masih banyak lagi deh.

source
Continue Reading

JAWABAN ATAS KESALAHAN PEMIKIRAN TENTANG GOTHIC DAN EMO

| 1komentar



Haaahhh….
Akhirnya slesae juga tulisannya…
Sory ya kalo jadi banyak request soal tulisan ini, emang sie banyak yang bingung dengan kerancuan antara emo dengan gothic. so,aku uda brusaha cari info kemana-mana buat menyelesaikan tulisan ini dan asal tau aja, yang di tulis disini bukan bullshit, tapi sebuah kevalidan. Bahkan untuk itu aku mesti cari buku-buku n artikel dari luar n dalam ngri buat ngebuktiin n pastiin kalo yang di informasikan disini emang bener.
So, bagi gothess ato emo kids yang masih bingung soal diri masing2, semoga tulisan berikut bisa bkin kamu jadi yakin siapa kamu n di mana kamu seharusnya….

EMO

1. Tahun 1984,di Washington DC amrik,adalah tahun ketika terjadi evolusi subculture music hardcore punk yang di pelopori Guy Picciotto dengan mendirikan Rites of Spring,Guy piccotio adalah salah satu penggemar hardcore punk yang kecewa dengan kemunduran hardcore punk dengan maraknya aksi kekerasan dalam komunitas hardcore punk,di tambah lagi band idolanya Minor Threat menjadi begitu kental dengan muatan kepentingan politik individual atas komando dari frontman-nya Ian MacKaye.Guy Picciotto menginginkan sebuah konsep yangkeluar dari batasan-batasan hardcore yang mengekang, dan menggantinya dengan gitar yang melodius, ritme yang bervariasi, dan lirik yang sangat penuh luapan emosi pribadi.

Sebagian dari lirik lagu-lagu Rites of Spring telah menjadi metafora bagi pemusik emo dari generasi berikutnya, termasuk di antaranya tema-tema seperti nostalgia, kepahitan yang romantis, dan putus asa yang puitis. Konser-konser Rites of Spring menjadi arena luapan emosi publik, para penonton sering kali menangis tersedu-sedu.
Lebih dari itu, Guy juga sangat terharu ketika mengetahui idolanya, mackaye, kini mengidolakan dirinya dan Rites of spring, bahkan mac juga membantu rekaman satu-satunya album Rites of Spring, dan bekerja sebagai roadie dalam konser keliling. MacKaye lalu mendirikan band sendiri bernama Embrace yang mengeksplorasi tema-tema serupa dengan rites of spring mengenai pencarian diri dan pelepasan emosi.Singkat kata singkat cerita,rites of spring dan embance mengusung konsep music perubahan dari hardcorepunk yang lebih meluapkan emosi sehingga disebut emotional hardcore punk yang oleh media di amrik disingkat menjadi emocore,trus sampe taun 90-an terpangkas lagi menjadi emo dengan di tandai masuknya istilah ini ke dalam oxford dictionary.so,emo tu emotional hardcore punk,ato kalo di silsilahkan ya emo tu cucunya punk.

Menurut Andy Greenwald penulis buku Nothing Feels Good: Punk Rock, Teenagers, and Emo, “Asal usul istilah emo diselubungi misteri ,tapi pertama kali muncul sebagai kebiasaan umum pada 1985. Kalau Minor Threat dianggap hardcore, maka Rites of Spring dengan fokus yang berbeda, bisa disebut emotional hardcore atau emocore. Michael Azerrad pengarang Our Band Could Be Your Life juga melacak asal usul kata emo: “Gaya bermusik seperti itu segera disebut ‘emo-core’, istilah yang dibenci oleh semua orang yang terlibat di dalamnya-atau bahkan menertawakannya…-, walaupun istilah dan pendekatan itu berkembang paling sedikit lima belas tahun kemudian, dan melahirkan band-band yang mengaku berkonsep emo. MacKaye juga mengenang kembali tahun 1985, dan mengingat ada sebuah artikel di majalah Thrasher yang menyebut Embrace dan grup-grup musik lain di Washington, D.C. sebagai “emo-core”. Ketika itu, ia menganggapnya “istilah paling bodoh yang pernah aku dengar seumur hidupku.” Teori lain mengatakan istilah emo berasal dari penonton konser Embrace. Mereka meneriakkan kata “emocore” yang dimaksudkan sebagai ejekan bagi Embrace-karena pendirinya banting setir kearah music baru yang berbeda dengan hardcore-. Penggemar emo mengklaim bahwa MacKaye yang menciptakan istilah emo untuk mengejek dirinya sendiri di majalah, atau istilah tersebut berasal dari ciptaan Rites of Spring.

Walapun demikian, Oxford English Dictionary mencatat bahwa istilah emo-core pertama kali digunakan tahun 1992, sementara istilah emo mulai dikenal pada tahun 1993. Kata emo pertama kali muncul di media cetak pada tahun 1995 di majalah New Musical Express.intinya para dedengkot pelopor emo tidak menciptakan emo sebagai sebuah konsep yang lengkap,bahkan untuk namanya sekalipun…so,inilah jadinya, emo mengexpansi ke berbagai subculture yang lain tanpa tau maksudnya.

2. emo itu penyampaian kata hati yang terluka,sakit,hancur pengkhianatan,broken home,bersenang-senang lepas,dan segala sesuatu yang bisa menampilkan eksistensi mereka (emo kid).ujungnya juga ga jauh,emo kid biasa berprilaku sensitive mudah tersinggung,masokis(melukai diri sendiri),terbiasa dengan-juga melakukan-pengkhianatan,juga berdandan dengan mencolok agar mendapat pengakuan tentang keberadaan mereka. pendek kata lebih kearah caper ama show off lah…


3. Perusahaan rekaman spesialis emocore dengan segera bermunculan di sekitar kalangan punk Washington, D.C., dan identik dengan grup-grup musik yang bernaung di bawah label Dischord Records milik MacKaye. Walaupun sebagian besar dari grup-grup tersebut enggan disebut band emo, mereka menerimanya dengan terpaksa. Veteran punk Jenny Toomey mengenang “Orang yang menggunakan istilah emo hanyalah orang-orang yang cemburu terhadap begitu besar dan fanatiknya penggemar pada waktu itu. Rites of Spring sudah ada sebelum istilah emo tercipta, dan mereka membencinya.namun merekapun menggunakannya, konsisten ga tuh….???.” Kegemilangan emo di Washington, D.C. hanya bertahan beberapa tahun. Pada 1986, sebagian besar band-band utama, termasuk Rites of Spring, Embrace, Gray Matter, dan Beefeater sudah membubarkan diri. Walaupun demikian, ide dan estetika yang berasal dari mereka dengan cepat menyebar ke seluruh Amerika Serikat lewat majalah penggemar (zine), rekaman piringan hitam, dan kabar burung.(burung di sana pinter lho….!!!) Setelah beberapa lama, MacKaye dan Piccioto, bersama Brendan Canty (pemain drum Rites of Spring) membentuk Fugazi. Walaupun anggotanya terkait dengan dunia emo, Fugazi umumnya tidak diakui sebagai grup musik emo.lho kok bisa……????????

4. ciri vocal band emo adalah pengungkapan feel lagunya kena banget…tapi gak touchy…sory,aku ga bilang kalo emo asal teriak…

5. soal fashion,emo mencomot dari tampilan scene.katanya sih emo is the music and scene is the fashion. tau kan gimana bentuknya…???
a) Rambut berponi panjang n spikey yang di sisir rapi ke samping dengan penegasan highlight dan dicat hitam, kadang-kadang di padu dengan warna yang menculek-culek kayak warna merah pink, oranye, or dllbentuknya asimetris dan bervolume.makanya perlu di sasak atau teasing.
b) Pale skin, wajah yang putih pucat, dengan lipsgloss yang senada dengan warna kulit(buat yang emo girl)
trus penegasan daerah mata dengan eyeliner dan eyeshadow.ga ketinggalan face and body pierching juga kacamata berframe hitam.
c) Kaos n celana ketat,kalo emo girl pake ajar ok berrenda.soal warna sih biasanya atasan ma bawahan ada paduan antara warna hitam dan warna kontras.
d) Jangan ketinggalan juga accesorisnya,sabuk non kulit bergasper, cat kuku hitam, kalung dan liontin besar, gelang warna hitam ato yang mencolok.
e) Sepatu wajibnya tu sepatu santai yang bertali n bermerk, merk lokal juga gak dosa kok,he…he…he…

6. Bagi yang emo-nya gak setengah-setengah,biasanya mereka suka kebawa suasana sedih mereka dengan cara masokis,itu tuh yang suka melukai dirinya pake silet,katanya sih bisa ngerasa nyaman.
hmmm… gak salah juga,endorphin orang kan beda-beda,asal jangan harakiri aja…

7. Emo identik dengan musik yang berlirik puitis, melankolis, berarti dalam, mengandung banyak kemarahan dan kesedihan tentang kematian, keinginan untuk bunuh diri, ditinggal kekasih, hidup yang susah atau tentang keluarga yang broken home..semua itu di sampaikan dengan begitu emotional.

8. Kalo aja ada yang bilang emo merupakan perpaduan dari punk ama gothic itu salah besar.emo merupakan turunan dari hardcore punk seperti yang uda ku tulis di atas kalo soal penampilan,emo ngambil dari scene karena kebawa sifat mereka yang ingin berpenampilan nyentrik ama di selaraskan dengan kebiasaan masokis mereka.soal ideology,sama sekali ga ada campur tangan gothic di emo. jadi emo merupakan turunan murni dari hardcore.lagi pula lifestyle emo bertentangan dengan gothic (simak pembahasan gothic)

GOTHIC,cinta dan kekasihku

1. Istilah gothic berasal dari nama suku nenek moyang bangsa jerman ,Visigoth,yang berkepercayaan pagan.orang-orang Visigoth di kenal sebagai bangsa bar-bar yang pemberani,setia dan pemangsa yang kejam ,gak heran kalo mereka jadi musuh yang paling merepotkan tentara kerajaan romawi.Dari segi kekuatan memang mereka gak sebanding dengan tentara romawi,namun jika mereka merasa terganggu atau kurang aman,mereka akan membunuhi siapapun musuhnya tanpa bersisa.

2. Budaya mereka terkesan gelap dan gloomy,tentu saja sesuai dengan kepercayaan mereka.kebudayaan seperti ini di tampilkan dalam berbagai karya mereka seperti arsitektural lagu,syair,dongeng fashion de el el.
Di kemudian hari,romawi menggunakan kebudayaan Visigoth dengan paganism mereka untuk menembus barikade kepercayaan mereka untuk di kembalikan pada kristus.cara ini terbekas pada model arsitektur gereja-gereja kuno
Juga ketika islam menguasai spanyol dan Andalusia,pembangunan masjid di wilayah ini tak luput dari sentuhan kebudayaan gothic.asal tau aja,spanyol juga salah satu wilayah migrasi bangsa Visigoth.trus sekarang bandingin dengan arsitektur masjid nabawi yang jauh di seberang madinah.kenapa sangat mirip dengan arsitektur bangunan di spanyol yang di dominasi gaya Visigoth yang pagan…??
Ternyata banyak kepercayaan dan agama di dunia ini mengakui dan salut kepada orang-orang Visigoth karena ideologi kejujuran dan kesetiaan mereka,karena ketulusan dan pengabdian mereka.

3. Pada awal milenium pertama, kaum Gothic mengembara ke seluruh benua Eropa. Mereka berangkat dari Skandinavia sebelum tahun-tahun pertama Masehi dan sampai di sebelah selatan daerah yang sekarang disebut Rusia bagian selatan pada pertengahan abad ke-3. Pada abad ke-4 kaum Gothic seperti banyak suku Jermanik lainnya harus minggir untuk bangsa Hun dan mulai bermigrasi ke barat.yang kemudian budaya gothic banyak di pengaruhi budaya yunani,slavia,dan iran.saat penyebaran mereka inilah kebudayaan gothic mulai di kenal dan diadopsi di seluruh eropa.Essensi budaya gothic terus di kembangkan hingga sekarang,hingga orang-orang yang ada sekarang tidak menyadari bahwa yang mereka pelajari adalah kebudayaan gothic.

4. Setelah sekian lama kebudayaan itu berkembang dan terus di adaptasi,maka sekarang adalah era baru kebudayaan gothic.kebudayaan gothic sekarang sama sekali bukanlah pagan atau satanis tetapi jika pagan atau satanis ada dalam diri gothess (pecinta gothic) pun tidak masalah.justru gothic sekarang merupakan budaya yang penuh kesetiaan dan pengabdian pada kepercayaan dan agama masing-masing.
Trus kenapa gothic sekarang di identikkan dengan kesesatan satanis atau murder dan persembahan?  Pertama,pendahulu gothic yaitu bangsa Visigoth merupakan bangsa penganut pagan sehingga penampilan para gothic identic dengan gelap dan gloomy, tapi tetep gak mutlak sesat. Kedua,karena seorang artis bernama Marilyn manson yang sejak awal mengaku seorang gothic,selalu menonjolkan aksi murderisasi dan satanic,sampai pada ketika dia di angkat menjadi pendeta di gereja setan, oleh Anton Laveyprofesi dan kepopuleran manson yang seorang public figure menjadi banyak acuan salah dari banyak orang sehingga mengatakan bahwa gothic itu satanis,padahal itu salah besar.satanis bukan hal yang wajib di gothic.Sekali lagi gothic bukan satanis atau kekejaman,karena yang seperti itu adalah black dan death metal : dimmu borgir, Windir, Satyricon, Christ Denied….etc..gothic itu ideology yang penuh dengan kebaikan hati.

Band-band yang termasuk gothic:

Nightwish


Within Temptation
Haggard
Epica
The Cure
Marilyn Manson
Nine Inch Nail
HIM
Serenia
Anathema
Lacrimosa
Deine Lakaien
Moonspel
DeathStar
Draconian
Cradle of Filth [lebih cenderung kepada Black Metal]
dll

5. Music gothic sendiri juga terkesan gloomy, mendayu, touchy, tapi ga mellow, dengan lirik yang penuh dengan depresi, gloomy, kesedihan, kekecewaan, pengorbanan, kesetiaan,kebencian, atapun pemberontakan dan perlawanan.

6. Tentang haggard,epica dan nightwish,banyak yang bilang kalo band-band ini bukan gothic tetapi symphonic metal.Haaaaa….haaa……hey jangan lupa,music gothic merupakan bagian dari music underground yang berarti juga saudaranya metal.sementara itu gothic telah dikembangkan sejak berabad-abad yang lalu salah satu nya melalui music seperti symphony dan orchestra. so,jangan salah yang kalian sebut symphonic metal itu sebenarnya classical gothic salah satu sub culture gothic.

7. Soal evanescence,meski mereka sendiri membantah sebagai band gothic,tapi dari segi komposisi music,mereka cenderung ke gothic,lebih tepatnya gothic rock.trus kenapa mereka membantah….?mungkin aja mereka belum bisa bedain gothic ama death n dark metal kali..kayak banyak orang ketakutan disebut sesat.he…he…he… Ga peduli dari mana aslanya ,eropa ,amrik,asia,afrika kalo uda jadi gothic ya.. berarti di gothess kayak evanes tuh…

8. Tentang fashion,gothess ga perlu pusing-pusing, gothic tu simple, penampilan rapi, serba hitam, termasuk rambut pakaian ma sepatu, Rambut dirawat yang rapi, Baju baiknya lengan panjang warna hitam, Celana hitam,  Sepatu, disesuaikan aja ma selera dan acara, yang penting hitam, soal accesoris juga ga wajib, gothic tuh simple, rapi, baik hati n murah senyum, tapi kalo mau se ga pa pa, Pale skin, muka putih pucat dengan kacamata hitam atau dengan eye shadow hitam.
Pierching ga wajib, Gelang-gelang hitam, Cincin logam putih yang unik dan artistic.

9. Kepribadian para gothess juga simple,mereka suka dengan semua karya seni,sesuatu yang mengasah otak seperti game dan music.mereka lebih bersikap tenang dan santai di setiap suasana,look around,dan selalu tanggap dalam setiap masalah.mereka menyukai hal-hal yang romantic seperti bunga,parfum ,puisi yang menyentuh,malam yang tenang,ataupun ngdate yang romantic,
Ciri utama para gothess adalah mempunyai kejujuran,ketulusan dan kesetiaan yang mereka agung-agungkan.mereka akan membeci dengan sebenci-bencinya terhadap pengkhianat.mereka tidak pernah takut apapun kecuali kehilangan keyakinan dan ketenangan mereka.

MENGAPA EMO BERBEDA DENGAN GOTHIC

Emo memulai tahapan yang matrealis, meninggalkan anti kemapanan, kehidupan yang penuh accesoris, mengutamakan penampilan, kasar, ingin selalu eksis (sok nampang) Akrab-juga suka melakukan-pengkhianatan, perselingkuhan. Sok mendramatisir keadaan.cengeng. Emosi yang labil..

Sorry, gothic terlalu polos untuk orang-orang kayak gini
Aku bernaung di bawah bayangan yang gelap bukan karena aku ingin memilh jalan yang menyimpang, aku hanya mencari keteduhan……

Continue Reading

10 Vokalis Wanita yang Sukses Dengan Style Gothic

Senin, 28 Mei 2012 | 0 komentar

Musik metal identik dengan laki-laki bertato, dandanan serba hitam dan scream yang menggelegar, tapi saat ini banyak para wanita cantik dan sexy yang lebih memilih berkarir di dunia musik metal. Karya merekapun tak kalah hebat dengan para rockstar laki-laki. Ini dia 10 wanita yang sukses dengan style gothic :

1. Kittie


Kittie adalah band metal asal Canada yang beranggotakan 4 wanita “gahar” yaitu Morgan Lander (Vocalist/Guitarist), Marcedes Lander (Drummer), Tara McLeod (Guitarist) dan Ivy Jenkins (Bassist). Kittie terbentuk pada tahun 1996, album pertama mereka yang berjudul “Split” dirilis pada tahun 1996, sampai saat ini mereka telah merilis 6 album.

2. Amy Lee


Amy Lynn Hatzler lahir di Riverside, California, 13 Desember 1981 dan lebih dikenal dengan nama Amy Lee adalah penyanyi & penulis lagu. Dia adalah pendiri dan vokalis dari grup band rock yang memenangkan Grammy Award, Evanescence.  Lee dan Ben Moody membentuk Evanescence di tahun 1997 dan merilis album pertama mereka “Fallen” di tahun 2003.

3. Alexia & Anissa Rodriguez


Eyes Set To Kill dibentuk oleh Alexia dan Anissa Rodriguez pada tahun 2004. Gabungan antara scream dan suara lembut wanita menjadi ciri khas tersendiri bagi Eyes Set To Kill. Personil Eyes Set To Kill saat ini Alexia Rodriguez (Vocalist/Guitarist), Anissa Rodriguez (Bassist), Caleb Clifton (Drummer) dan Cisko Miranda (Screamer/Guitarist). Sampai saat ini Eyes Set To Kill telah merilis 5 album. Di tahun 2010 Alexia dan Anissa masuk nominasi The Hottest Chicks in Metal di ajang penghargaan Revolver Golden God Awards.

4. Cristina Scabbia


Cristina Adriana Chiara Scabbia adalah penyanyi dan salah satu vocalist band metal asal Italia, Lacuna Coil. Dia juga menulis di kolom saran di majalah rock terpopuler Revolver, bersama musisi Vinnie Paul. Ia mulai bernyanyi di tahun 1991 sebagai backing vocal, setahun kemudian ia bertemu Andrea Ferro dan Marco Coti Zelati lalu membentuk Lacuna Coil.

5. Sharon den Adel


Sharon Janny den Adel atau yang lebih dikenal dengan Sharon den Adel adalah penyanyi dan composer asal Belanda. Ia tergabung dalam band symphonic rock/metal Within Temptation. Ia telah memiliki dua orang anak hasil pernikahannya dengan partner di bandnya, Robert Westerholt.

6. Lacey Mosley


Lacey Nicole Mosley atau yang lebih dikenal dengan Lacey Mosley adalah vocalist utama band alternative metal asal Texas, Flyleaf. Flyleaf sendiri masuk nominasi Best Gospel Song dan Best Gospel Performance di ajang penghargaan musik paling bergengsi, 52nd Grammy Awards.

7. Maria Brink


Maria Brink adalah vocalist band heavy metal asal Los Angeles, In This Moment. Di tahun 2005 ia bertemu dengan Chris Howorth dan mulai menulis lagu bersama, lalu mendirikan In This Moment bersama Jeff Fabb, Blake Bunzel dan Josh Newell. Di tahun 2010 Brink memenangkan nominasi The Hottest Chicks in Metal di ajang penghargaan Revolver Golden God Awards.

8. Lzzy Hale


Lzzy Hale adalah vocalist dan guitarist band heavy metal asal Pennsylvania, Halestorm. Ia dan saudaranya Arejay Hale mendirikan Halestorm di tahun 1998, dan merilis album EP yang berjudul One and Done di tahun 2005. Ia pernah menjadi cover majalah Revolver edisi Desember 2009 bersama Grace Perry dari Landmine Marathon.

9. Angela Gossow


Angela Nathalie Gossow lahir di Cologne, Jerman pada 5 November 1974. Ia adalah vocalist melodic death metal band asal Swedia, Arch Enemy. Gossow bergabung dengan Arch Enemy di tahun 2000 menggantikan Johan Liiva yang memutuskan meninggalkan band. Gaya bermusiknya dipengaruhi oleh Jeff Walker dari Carcass, David Vincent dari Morbid Angel, dan Dave Mustaine dari Megadeth

10. Candace Kucsulain


Candace Kucsulain adalah vocalist band metal asal Detroit, Michigan Walls of Jericho. Sebelum bergabung dengan Walls of Jericho Kucsulain menjadi vocalist Apathemy selama 2 tahun. Walls of Jericho telah merilis empat album studio, yang terakhir dirilis pada tahun 2008 yang berjuul The American Dream.

Itulah para wanita yang sukses berkarir di musik metal. Walaupun terkesan gahar tapi banyak pria yang menganggap mereka sexy.

Continue Reading
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Metal Zeen - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger